Hypno teaching dan pengaruhnya terhadap laju perkembangan belajar Murid
(
sebuah kajian perubahan gaya mengajar bagi pendidik)
Oleh
: Cecep Ahmad Rustandi S.Ag,Cht
Ketika kita
mendengar kata hypnosis, apa yang terlintas dalam benak kita? Biasanya Ketika
kita mendengar kata hypnosis, yang terlintas dibenak banyak orang mungkin juga
anda adalah:
· Orang yang tertidur
atau terpejam sambal dipandu oleh seorang “hipnotis”.
·
Pertunjukan hiburan di
media massa atau panggung, disana diperlihatkan seseorang bisaa diperintah
untuk melakukan hal-hal tertentu.
·
Alat pengendali
pikiran, seolah-olah hipnotis bisa menguasai seseorang.
·
Suasana rilek, tenang
dan focus, mirip seperti orang yang sedang meditasi atau berkhayal.
·
Kekuatan sugesti, yaitu
kata-kata yang bisa atau yang mampu mempengaruhi pikkiran dan prilaku.
Sebenarnya
kita harus tahu, hypnosis lebih tepat
bisa difahami sebagai keadaan focus pikiran yang sangat mendalam, disitu
seseorang menjadi mudah menerima sugesti positif ( misalnyauntuk relaksasi,
motivasi belajar atau motivasi sekolah, mengurangi kebiasaan buruk, atau
theraphy psikologis.
Seiring
perubahan jaman dan waktu ,ada suatu metode yang bisa digunakan oleh para
pengajar untuk meningkatkan semangat belajar para murid didalam tehnik ini
dipadukan antara hypnosis dengan tehnik mengajar yang dinamakan dengan hypno
teaching. Tehnik ini berbeda dengan hypnosis-hypnosis yang lain. Hypno teaching
adalah sebuah metode mengajar yang menggunsakan pendekatan hypnosis, tapi cara
yang digunakan berbeda dengan hypnosis dipanggung . Lebih tepatnya guru
menciptakan suasana kelas dan suasana belajar yang rileks, nyaman, dan focus,
sehingga akhirnya murid mudah menerima materi dan sugesti positif dengan mudah.
Prinsip utama dalam pelaksaanaan Hypno-teaching
adalah:
1. Gunakan
bahasa positif, ketika akan mengajar, hindari kata-kata yang melemahkan
semangat ( “kamu bodoh”), diganti dengan kalimat yang membangun ( “Ayo coba
lagi, kamu pasti bisa “).
2. Suasana
nyaman: melalui intonasi suara, kontak mata, senyuman dan bahasa tubuh yang
menyenangkan.
3. Sugesti
positif misalkan memberikan dorongan yang memotivasi melalui ungkapan misalkan “ Belajar ini akan membuatmu lebih
percaya diri”.
4. Relaksasi
ringan; Selingi dengan cerita, atau humor bisa juga dengan aktifitas kecil agar
murid lebih santai sebelum menerima materi pelajaran.
5. Fokus
dan Imajinasi, guru mengajak murid membayangkan manfaat dari materi yang
dipelajari.
Tujuan dari
metode hypno teaching adalah:
·
Membuat murid jadi
termotivasi tentang pentingnya belajar dan sekolah.
·
Mengurangi rasa takut
atau stress dalam kegiatan belajar
·
Membantu meningkatkan
focus murid dalam belajar agar murid bisa lebih mudah menyerap materi
pelajaran.
Jadi dengan
penerapan metode ini masalah dalam kegiatan pembelajaran yang selama ini sering
dikeluhkan oleh para guru atau pengajar sedikitnya bisa terkurangi bahkan
mungkin juga bisa hilang , bahkan murid dijamin jadi betah di dalam kelas dan
semangat belajrnya menjadi lebih bagus lagi, dan semoga saja dengan cara ini
semua permaslahan dalam kregiatan pembelajaran bisa teratasi dengan mudah dan
sederhana tanpa ada tindakan yang merugikan .
Penulis
guru bimbingan dan konseling dan praktisi hypno counseling SMP Negeri 51 kota
Bandung
Komentar
Posting Komentar